Hina Pancasila, TNI Putuskan Kerjasama dengan Militer Australia, Ini Dampak Bagi Rakyat Indonesia

Posted on

Pelajaran-pelajaran yang isinya menjelek-jelekkan TNI

Saat mengajar, pelatih tersebut mengetahui adanya pelajaran-pelajaran yang isinya menjelek-jelekkan TNI di akademi tersebut.

Saat menghadap kepala sekolah di akademi tersebut untuk mengajukan keberatan, sang pelatih Kopassus tersebut malah menemukan tulisan lainnya yang isinya justru menghina lambang negara Indonesia, Pancasila.

Jika alasan tersebut benar, Supiadin menilai langkah yang diambil pemerintah sudah tepat.

Sebab, dalam mengadakan kerja sama antarnegara, masing-masing negara harus memegang teguh prinsip-prisip kesetaraan, saling menghormati dan saling menguntungkan.

Baca Juga :  Usai Diperiksa Bareskrim, Sylviana Murni Sebut Dana Hibah Ditandatangani Jokowi

TNI berhak menghentikan kerja sama

“Kalau salah satu dari ketiga prinsip di atas dilanggar, maka TNI berhak menghentikan kerja sama yang sudah dibuat,” ucap Purnawirawan Mayor Jenderal TNI itu.

“Hal ini sekaligus sebagai pembelajaran bagi Australia agar tidak seenaknya melecehkan TNI,” kata Supiadin.

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen Wuryanto menolak menceritakan pihak mana yang menjadi penyebab hingga menimbulkan masalah.

Menurut Wuryanto, setelah dilakukan evaluasi, ada hal-hal teknis yang harus diperbaiki untuk menjaga kerja sama pada masa mendatang.

Baca Juga :  Viral di Medsos, Pria ini Tiru Ucapan Ahok Soal Surat Al Maidah Ayat 51

“Namanya juga hubungan kerja sama antara dua pihak, tentu ada kekurangan di salah satu pihak,” ujar kata Wuryanto saat ditanya, di Jakarta,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *